Listrik Terkendala, PLN Gerak Cepat

PALEMBANG | Adanya gangguan listrik di wilayah kerja Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu yakni di SUTT 150kV Lahat-Bukit Asam, Senin (4/7) sore pukul 18.31 WIB, pihak PLN berupaya menormalkan sistem kelistrikan agar kembali normal kembali.

Manajer Komunikasi PT PLN UI WS2JB, Sendy Rudianto mengatakan Senin (4/7) malam pukul 21:35 WIB sejumlah daerah di wilayah kerja Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu mulai berangsur-angsur pulih. “Sekitar 48% dari 21 ribu gardu distribusi mulai menyala,” ujarnya saat press conference di Kantor PLN ULP Ampera di Jalan Gub. H Bastari.

Sendy mengatakan bahwa 40% dari 201 penyulang jaringan tegangan menengah kembali beroperasi serta sebanyak 46% dari 2 juta pelanggan dapat kembali menikmati aliran listrik.

“Penyebab padamnya listrik saat ini masih ditelusuri oleh petugas PLN di lapangan. PLN terus berfokus pada pelayanan aliran listrik ke masyarakat. PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan terdampak,” kata dia.

Ia menambahkan, pukul 00.28 WIB Sub sistem kelistrikan Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu Pulih 100%.

“Sub Sistem kelistrikan Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu kembali normal setelah terdampak gangguan di sisi transmisi 150 kV Lahat-Bukit Asam. Pemulihan cepat yang dilakukan petugas PLN berhasil menormalkan kembali 201 penyulang dan lebih dari 21 ribu gardu distribusi di wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu, sehingga pukul 00.28 WIB semua listrik pelanggan sudah menyala kembali,” ujar dia.

Sementara itu, Plh Manajer PT PLN UI S2JB, Adhi Herlambang menambahkan meski kondisi cuaca buruk, dalam waktu cepat PLN berhasil memulihkan 100 persen pasokan listrik ke pelanggan pasca terjadinya gangguan di sebagian Wilayah Sumatera dan Bangka dikarenakan cuaca ekstrem yang menimpa Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Lahat-Bukit Asam.

“Dengan mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan, Petugas PLN berhasil melakukan penormalan 45 Gardu Induk (GI) dan recover daya lebih dari 1.500 MW secara bertahap. Mulai pukul 21.26 sistem Sumatera Bagian Utara dan Aceh sudah berhasil dipulihkan.

Pada Selasa (5/7) pukul 00.28 WIB, sub kelistrikan di wilayah S2JB sidah pulih 100 persen,” tutur dia saat konferensi pers, Selasa (5/7) di Kantor PLN ULP Ampera Palembang.

Menurut dia, insiden ini murni gangguan akibat adanya cuaca ekstrem. Petugas PLN bergerak di lapangan melakukan penormalan mulai dari sisi pembangkitan, transmisi, distribusi hingga ke seluruh pelanggan. Pada pukul 00.35 semua sistem interkoneksi kelistrikan telah berhasil dipulihkan dan seluruh pelanggan sudah kembali menyala.

“PLN menyampaikan terima kasih atas doa serta dukungan dari seluruh masyarakat sehingga proses pemulihan gangguan dapat berjalan lancar,” kata Plh GM PT PLN UI S2JB itu.

Adhi menambahkan PLN akan melihat seberapa besar kerugian pelanggan karena adanya pemadaman ini.

“Kompensasi akan kita lihat sesuai dengan peraturan yang ada. Secara proteksi akan kita evauasi, sehingga insiden seperti ini tidak terulang lagi nanti,” pungkas dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *